Bumi sekarang merupakan tempat tinggal yang rapuh karena ada dua kondisi krisis yang mengancam : hilangnya keberagaman hayati yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan terjadinya perubahan iklim. Sejumlah spesies tiba-tiba berkurang dan hilang, menunjukkan menunjukkan rusaknya eksistensi kehidupan yang lebih cepat daripada kemampuan kita untuk memperbaiki. Termasuk juga peristiwa pemanasan global yang kini sulit terbendung.

Memaksimalkan penggunaan energi terbarukan adalah bagian strategi penting Amatil Indonesia (AI) sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi karbon. AI bertekad untuk mengurangi emisi karbon dan jejak karbon di lingkungan. Upaya tersebut juga dilakukan guna meningkatkan kapabilitas AI dalam menghasilkan proses rantai produksi produk yang ramah lingkungan.

Selain menjanjikan peluang dan kesempatan, pemanfaatan platform digital dalam kegiatan filantropi (kedermawanan sosial) juga memunculkan ragam tantangan dan persoalan. Masyarakat dan donatur mulai mengeluhkan dan melaporkan sejumlah praktik filantropi yang dinilai kurang etis. Persoalan etika ini banyak ditemui pada tahapan kampanye dan penggalangan sumbangan secara digital. Untuk meminimalisir dan mengatasi masalah ini, organisasi dan pegiat filantropi dituntut untuk menerapkan dan  menegakkan kode etik dan pedoman terkait kegiatan filantropi di era digital