Menteri Basuki Akan Bangun 5 Bendungan Baru

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 5 bendungan baru. Bendungan tersebut adalah,  Bendungan Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur, Bendungan Jragung di Jawa Tengah, Bendungan Ameroro di Sulawesi Selatan dan Bendungan Budong-budong di Sulawesi Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bendungan dibangun untuk memenuhi target ketahanan air. Pemerintah menargetkan bisa menyediakan air baku sebanyak 54,81 meter kubik per detik pada 2024 mendatang. 

Selain itu, bendungan juga dibangun untuk program ketahanan pangan nasional, energi, pengendalian banjir dan pariwisata. 

Basuki menambahkan dari lima bendungan yang akan dibangun tersebut, dua di antaranya telah terkontrak, yakni Bendungan Tiu Suntuk dan Bendungan Sepaku Semoi.

Sementara tiga sisanya sedang dalam proses lelang.

"Pembangunan bendungan diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Senin (3/7).

Di samping pembangunan bendungan baru, pada 2020 ini Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan dan akan segera melakukan pengisian air di dua bendungan.

Pertama, Bendungan Tukul di Pacitan. Bendungan Tukul memiliki kapasitas tampung 8,68 juta m3 untuk mensuplai irigasi seluas 600 ha dan air baku 300 liter/detik.

Sementara kedua, Bendungan Tapin memiliki kapasitas tampung 56,77 juta m3 untuk suplai air irigasi seluas 5.472 ha.

(Source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200803111319-92-531534/menteri-basuki-akan-bangun-5-bendungan-baru)